Kendari (ANTARA) – Kepala perwakilan badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara (Sultra), H Syahruddin, menyatakan saat ini telah dibangun Rumah Dataku Kampung KB multifungsi di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan.

“Peresmian Rumah Data Kampung KB tersebut dilakukan oleh Bupati Konawe Selatan, Surunuddin, pada Sabtu (1/1) lalu,” kata Syahruddin, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin.

Syahruddin mengatakan, Rumah Dataku merupakan rumah yang difungsikan sebagai pusat data dan intervensi permasalahan kependudukan yang mencakup sistem pemanfaatan data kependudukan mulai dari mengunduh, membaca, mengidentifikasi memverifikasi dan menentukan pilihan data kependudukan.

“Data yang disediakan bersumber dari, oleh dan untuk masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kampung KB,” katanya.

Sementara itu, Bupati Konawe Selatan, Surunuddin, saat meresmikan rumah dataku Kampung KB tersebut mengatakan Rumah Data Kampung KB Multifungsi di Desa Mekar Jaya Kecamatan Moramo Utara yang dibangun menggunakan dana desa 2019.

Bupati berharap masing-masing instansi yang terlibat dapat mengembangkan pusat data sesuai dengan datanya masing-masing, OPD KB dengan data KBnya, dinas sosial, kementerian agama, serta lintas sektor yang lain dengan datanya masing-masing.

“Jadi ada keterpaduan data, isi rumah data kampung KB itu jangan hanya data capaian KB saja,” kata bupati.

Bupati juga berpesan kepada Kepala Perwakilan BKKBN Prov Sultra yang ikut hadir pada Acara Launching, apabila ada bantuan atau pun ada rencana mau membangun Sarana dan Prasarana, Pemda Konawe Selatan siap dengan lahannya.

“Dengan jargon desa maju ini, bertujuan supaya Konawe¬†Selatwn dapat menjadi hebat. Sehingga keterpaduan ini dapat terus bersinergi dalam membangun Konawe Selatan,” katanya.

Surunuddin berharap para petugas dan penyuluh KB juga harus bertugas dengan benar, harapannya juga data yang ada di Konawe Selaran semuanya bisa menjadi online sehingga dapat memudahkan lintas sektor dalam melakukan intervensi sesuai dengan bidangnya masing-masing.