Kendari (ANTARA) – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), meminta dukungan pemerintah setempat untuk menyukseskan program kependudukan keluarga berencana dan pendidikan keluarga (KKBPK) di daerah itu.

Kepala BKKBN Sultra, Syahruddin, saat dihubungi di Kendari, Sabtu, mengatakan pascapelantikan dirinya menjadi Kepala BKKBN Sultra maka ia langsung melakukan kunjungan dan silaturahmi kepada Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas untuk melakukan audiens terkait program KKBPK di Sultra.

“Kami sudah berkunjung ke Wagub Sultra, sekaligus melaporkan keberadaan saya sebagai kepala BKKBN Sultra dan beliau sangat merespon serta mendukung program KKBPK di Sultra. Dan pihak pemprov siap selalu bersinergi bersama BKKBN dalam setiap moment,” kata Syahruddin.

Syahruddin mengaku akan melakukan kunjungan ke beberapa instansi terkait guna meminta dukungan terhadap kesuksesan program KKBPK di bumi anoa tersebut.

Disebutkan, capaian peserta KB aktif di Sultra saat ini sebanyak 338.525 akseptor yang tersebar di 17 kabupaten kota.

Peserta KB aktif terbanyak menggunakan metode suntik sebanyak 150.274 akseptor, kemudian metode PIL sebanyak 100.039 akseptor, metode implant sebanyak 56.130 akseptor, metode IUD sebanyak 16.505 akseptor.

Kemudian tubektomi sebanyak 7.712 akseptor, Kondom sebanyak 6.507 akseptor dan KB pria vasektomi sebanyak 1.358 akseptor.