Depan > Index Berita > STAND PAMERAN BADAN PP, PA DAN KB KOTA KENDARI MENGADAKAN KONSELING KB KEPUBLIK
STAND PAMERAN BADAN PP, PA DAN KB KOTA KENDARI MENGADAKAN KONSELING KB KEPUBLIK
Minggu, 15 Mei 2016

​Stand   Badan pemberdayaan Perempuan, dan KB Perlindungan Anak kota Kendari   cukup menarik perhatian masyarakat, terbukti dengan banyaknya orang yang mengunjungi stan dan mengikuti pelayanan  konseling.

PameranKdr4.jpgPameranKdr5.jpg 

Pada kesempatan itu kepala Badan  pemberdayaan Perempuan  Perlindungan Anak Dan KB  kota Kendari  sebagai  penanggung  jawab   secara  umum Drs.Boy Aziz  mengatakan, pameran seperti ini dapat memotivasi   instansi pemerintah dan BUMN/BUMD se Kota  Kendari untuk memberikan kualitas pelayanan publik yang  prima. Diharapkan kegiatan ini dapat   berkesinambungan setiap tahunnya. 
Walaupun mengetengahkan program pameran, namun pengunjung yang ada tampak ingin tahu dengan Keluarga Berencana. Awalnya pengunjung terlihat malu-malu untuk singgah di Stan   Badan  pemberdayaan Perempuan  Perlindungan Anak Dan KB  tetapi setelah disapa dan ditanya oleh petugas  tentang kondisi keluarga serta alat kontrasepsi yang digunakan, pengunjung pun dengan semangat menceritakan berbagai macam kondisi serta permasalahan seputar keluarga berencana di bangku konseling yang sengaja disediakan.
Adapun hasil konseling yang langsung dilayani pada Stand pameran Badan  pemberdayaan Perempuan , Perlindungan Anak Dan KB  kota Kendari     selama 5 hari, pasang Implant 32 peserta, buka Implant yang batas waktu pemakain sebanyak 18 peserta, akseptor  baru  Suntik  sebanyak 4 akseptor, akseptor baru Pil 2 akseptor dan 1 calon akseptor MOW yang akan segera dilayani.
Pameran program seperti ini menjadi sarana yang sangat baik untuk melakukan KIE atau konseling KB secara sporadis. Ternyata masih banyak masyarakat awam  utamanya kaum bapak atau suami yang belum memahami secara mendalam bahkan tidak mengerti tentang seluk beluk pengaturan kelahiran dengan menggunakan kontrasepsi, terlebih lagi tentang vasektomi atau MOP.  Padahal saat ini kaum pria atau suami dituntut berperan lebih aktif dalam upaya pengaturan kelahiran dengan menjadi akseptor KB khususnya dengan metode vasektomi. Hal ini menjadi masukan bagi   Badan  pemberdayaan Perempuan  Perlindungan Anak Dan KB Kota Kendari   untuk lebih giat lagi dalam upaya sosialisasi program KKB dalam rangka mewujudkan visi misi BKKBN yakni Penduduk Tumbuh Seimbang Tahun 2025 dan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera. by. Sealti Allo